Minggu, 26 April 2015

Pelajar dan Profesi (1)


Ada 3 orang tukang bangunan yang sedang bekerja. Tukang pertama ditanya, "Apa yang sedang Anda kerjakan?" Ia menjawab, "Saya sedang menyusun batu bata. Batu bata yang satu disusun di atas batu bata lainnya."
Tukang bangunan kedua ditanya dengan pertanyaan yang sama. Ia menjawab, "Saya sedang membuat dinding. Setelah dinding ini selesai, saya akan membuat dinding lain di sebelahnya. Untuk itulah sekarang saya perlu menyusun bata demi bata."
Tukang bangunan ketiga pun ditanya. Ia menjawab, "Saya sedang membangun sebuah gedung. Gedung ini terdiri atas beberapa lantai. Setiap lantai berisi beberapa ruangan dengan fungsi beraneka. Gedung ini akan ditempati orang-orang yang akan menyusun rencana besar, menjalankan program strategis yang bermanfaat bagi orang banyak, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan peradaban. Untuk itulah sekarang saya perlu menyusun bata demi bata."
Secara teknis, yang dilakukan oleh ketiga tukang bangunan itu sama, yaitu menyusun bata demi bata. Tetapi ditinjau dari visi, kita bisa menilai tukang ketiga memiliki visi besar. Ia sudah tahu arah yang dituju, bisa menjelaskan arah, dan bergerak ke arah tersebut.
Jika batu bata itu adalah materi pelajaran di sekolah, mungkin pertanyaan serupa bisa diajukan ke pelajar, "Apa yang sedang Anda lakukan?" Jawaban seperti apa yang kita harapkan keluar dari mulut pelajar?
Setiap tahun jutaan pelajar beraktivitas "menyusun batu bata". Jika ditanyakan pertanyaan di atas, berapa persen yang akan menjawab "sedang menyusun bata yang satu di atas bata lain"? Berapa banyak yang akan menjawab "membuat dinding" dan "membangun gedung"?
Pelajar perlu mengetahui untuk apa ia "menyusun bata". Gambaran besar mengenai bangunan yang sedang ia kerjakan akan membantu pelajar menyiapkan pondasi sebaik mungkin agar bangunannya kokoh dan tidak mudah runtuh hanya karena pondasinya tidak kuat.
Gambar besar bangunan yang menunjukkan berapa lantai dan ruangan-ruangan yang terdapat di dalamnya juga perlu diketahui pelajar. Dengan demikian ia memahami, pada saat mengambil batu bata ia akan menggunakannya untuk membangun ruangan dengan fungsi tertentu di lantai tertentu. Jangan sampai ia menyusun batu bata tetapi hasilnya adalah kumpulan dinding yang tidak beraturan dengan fungsi yang tidak jelas.
Gambaran mengenai penerapan materi pelajaran di dunia kerja perlu diketahui pelajar. Para profesional di dunia kerja adalah orang-orang yang tepat untuk memberi informasi kepada pelajar mengenai "gedung yang akan dibangun, termasuk berapa lantai dan ruangan yang diperlukan".
Katakanlah seorang pelajar sudah merencanakan gedung yang akan ia bangun adalah "gedung" process engineer. Jika ditanyakan pertanyaan "Apa yang sedang Anda lakukan?", barangkali kita bisa membayangkan jawabannya sebagai berikut, "Saya sedang menyiapkan pondasi keilmuan dan kompetensi yang diperlukan untuk menjadi seorang process engineer."
"Saya akan menjadi bagian dari tim yang bertanggung jawab atas pengiriman gas dari pulau Sumatera ke pulau Jawa. Pasokan gas ini sangat penting utk industri di pulau Jawa. Jika pasokan gas terhenti, kegiatan industri pun terancam berhenti, dan berpotensi menyebabkan pengangguran dan merugikan perekonomian nasional."
"Gas mengalir melalui pipa menempuh jarak ratusan km. Akibat gaya gesek, tekanan gas akan berkurang setelah menempuh jarak yang jauh ini. Saya akan memastikan tekanan awalnya (titik pemberangkatan di Sumatera) cukup sedemikian rupa sehingga tekanan akhirnya (titik kedatangan di Jawa) memenuhi yang dipersyaratkan. Materi Mekanika dan materi Dinamika Fluida akan membantu saya memahami hal ini."
"Saya akan memastikan integrasi pipa terjaga dengan baik. Korosi di pipa bisa menyebabkan pipa bocor. Kebocoran pipa bisa membahayakan keselamatan karena gas yang keluar ke udara berpotensi terbakar. Materi Elektrokimia, Kimia Karbon, dan Termokimia akan membantu saya memahami korosi dan pembakaran gas ini."
"Jika tekanan gas perlu diturunkan dari tekanan tinggi ke tekanan rendah, saya akan menganalisis apakah penurunan temperaturnya besar sehingga temperatur akhirnya lebih rendah daripada temperatur kamar. Jika ya, mungkin saya perlu menyediakan nampan di ruas pipa bertemperatur rendah supaya lingkungan kerja rapi dan tidak basah. Lingkungan basah dapat menyebabkan orang tergelincir dan berpotensi menimbulkan masalah keselamatan (safety issue). Nampan digunakan untuk menampung tetesan air dari permukaan luar pipa akibat uap air di udara mengembun ketika udara kontak dengan permukaan luar pipa. Persamaan gas ideal di pelajaran Kimia membantu saya memahami fenomena penurunan temperatur akibat penurunan tekanan ini."
"Untuk itu semua, saya perlu menyiapkan pondasi kompetensi saya dengan memahami materi pelajaran yang relevan, seperti lingkaran (Matematika), mekanika dan dinamika fluida (Fisika), persamaan gas ideal, kimia karbon, termokimia, dan elektrokimia, (Kimia)."